Member Login
FREE SEMINAR
SEMINAR OPTIONS
Sabtu, 11 Feb 2012
Pkl. 13:00 - 17:00
HOTEL CIPUTRA
( R.Glory 3 lt.6 )
Jl.S.Parman - JKT
Minggu, 12 Feb 2012
Pkl. 13:00 - 17:00
HOTEL SAHID
( R.Candi Dieng Lt.2 )
Jl.Jend.Sudirman - JKT
Registrasi
021-23579858/59 & 021-33066880
atau
Sms : Nama Lengkap(Spasi) Hari yg ingin diikuti
Kirim ke
0813.884.10000
|
| Pengenalan Lovina |
|
| Monday, 22 December 2008 23:07 |
|
Masuk pasar tanpa pengetahuan dan kemampuan memadai, sama saja 'bunuh diri'. Itulah sebabnya banyak sekali trader dan investor yang bergelimpangan. Tenang, kini ada Lumen Financial Navigator (Lovina) yang membantu Anda membedah pasar. Pasar itu kejam. Ini adalah prinsip pertama dan utama yang harus didekap erat para investor. Tidak ada sahabat di pasar. Yang ada cuma hasrat 'membunuh atau dibunuh'. Maklum, di pasar berlaku hukum zero sum game. Di mana ada yang menang, selalu ada yang kalah di seberang yang lain. Sehubungan dengan itu, tiap investor harus memiliki 'peluru' yang cukup sebelum terjun ke medan perang bernama pasar. Pengetahuan dan keterampilan keluar-masuk pasar menjadi syarat mutlak. Sayangnya, sedikit sekali (untuk menghindari sangat-sangat sedikit) investor atau trader yang memenuhi persyaratan itu. Akibatnya, belum apa-apa 'peluru' sudah habis. Kalau sudah begitu, mereka menjadi santapan empuk, dan berakhir sebagai korban yang terkapar. Duit bablas. Adalah Lumen Capital Resources yang merasa sangat prihatin melihat kenyataan ini. Itulah sebabnya Lumen Capital menciptakan Lumen Financial Navigator (Lovina). Produk ini adalah sebuah software yang dikembangkan oleh IT Department Lumen Capital Resources guna memudahkan para investor dalam melakukan riset fundamental atas saham-saham yang diperjual-belikan di pasar modal. Sebagaimana kita ketahui, kebanyakan trading system software yang banyak beredar di pasar lebih didasarkan pada pendekatan analisis teknikal. Jarang sekali, atau bahkan belum ada, pre-Installed software yang lebih difokuskan pada pendekatan analisis fundamental. Kebanyakan yang ada adalah web based stock screener. "Saat ini Lumen Financial Navigator memang baru dalam tahap awal. Ia masih difokuskan pada pasar modal Amerika. Namun kami sudah berencana mengembangkan versi lanjutannya yang dapat digunakan sebagai stock screener guna memilih saham-saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta," papar Hary Suwanda, CEO Lumen Capital Resources. Sangat useful dan akurat Beberapa fitur itu antara lain, Macro Indicators. Cukup dengan 1 kali klik Anda akan dapatkan semua data ekonomi makro AS, termasuk Inflasi (CPI, PPI, PCE), dan laju pertumbuhan ekonomi (Non Farm Payroll, Jobless Claim, Durable Goods Order, GDP, Housing, ISM Manufacturing Index, ISM Service Index, dll). Fitur lainnya, Fundamental Reports. Sama, cukup dengan 1 kali klik Anda akan dapatkan data fundamental semua perusahaan yang terdaftar di semua bursa AS, termasuk charts-nya. Itu saja? Tentu tidak. Masih ada begitu banyak fitur lain seperti EPS, Upgrades & Downgrades, Stock Split, dan lainnya. Lovina juga bisa menampilkan semua berita seputar saham-saham yang sedang Anda analisis. Dengan berbagai keunggulan tersebut, software ini sangat menghemat waktu dan tenaga bagi siapa pun yang ingin melakukan riset fundamental. Dengan fitur color glance misalnya, cukup dengan 'melirik' saja, seseorang bisa mendapatkan gambaran keseluruhan bagaimana kondisi laju pertumbuhan ekonomi AS. Hal yang sama juga berlaku untuk semua emiten yang diperdagangkan di bursa AS. Rasanya tidak terlalu berlebihan jika Hary merasa Lovina sangat useful bagi setiap trader atau investor yang memanfaatkannya. Sekadar gambaran, pada 24 Juli 2007, terdapat 202 perusahan yang mengumumkan kinerja perusahaanya. Silakan Anda analisis ke 202 perusahaan ini secara manual satu per satu. Dengan bantuan beberapa situs gratisan yang tersedia di internet, katakanlah, Anda membutuhkan waktu rata-rata 5 menit untuk menganalisis satu perusahaan. Maka, dengan asumsi 100% waktu Anda konsentrasikan untuk aktifitas tersebut (tidak makan, tidak minum, tidak menerima telpon, tidak ke toilet, dan sebagainya), dibutuhkan waktu 1.010 menit alias 16.8 jam. Ulangi, 16,8 jam atau hampir 17 jam! "Sekarang bandingkan jika Anda menggunakan Lovina. Seluruh kegiatan analisis tadi bisa Anda selesaikan hanya dengan 1 kali klik. Selanjutnya, tinggal tunggu 10 – 20 menit, tergantung koneksi internet Anda, semua data yang diperlukan sudah terhidang di depan hidung Anda," ujar Hary bangga. Data boleh saja terpampang di depan mata. Tapi Pertanyaannya, sampai berapa persen akurasi Lovina? Menurut Hary, jika yang dimaksudkan adalah akurasi data, Lovina sangatlah akurat. Pasalnya, data yang disajikan benar-benar didapatkan dari 'data provider' yang juga digunakan para institusi besar dunia yang ada. Beberapa data malah diperoleh dapatkan dari sumber resmi Security Exchange Commission (SEC) alias Bapepam-nya Amerika sana. Edgar Online, misalnya. Sejatinya, Lovina tidak ditujukan untuk memberikan trading dan Investment recommendation terhadap satu atau lebih instrumen keuangan. Lovina hanya bertujuan memberikan kemudahan bagi para investor dan atau trader yang ingin melakukan analisis fundamental atas berbagai instrumen keuangan di Bursa AS. Lewat hasil analisis inilah, investor bisa punya 'peluru' lebih komplit dan canggih untuk berperang di pasar. Singkat kata, keputusan keluar atau masuk pasar sepenuhnya ada di tangan trader atau investor. Bedanya, kali ini mereka jauh lebih paham dan terampil ketimbang sebelumnya. 90% untuk amal Sisanya yang 90% ke mana? "Seluruhnya untuk kepentingan amal," kata Hary mantap. Mengapa demikian? Menurut dia, Lovina dikembangkan sebagi wujud rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan Participants Workshop 'Mastering The Stock Market'. Software ini dipersembahkan khusus bagi mereka sebagai donation ware. Itulah sebabnya participants membayar Lovina secara sukarela. Sedangkan untuk non-Participant Lumen Capital, software ini dibanderol pada harga retail US$1,999 per komputer per user. "90% dari total net income penjualan software ini kami persembahkan untuk kegiatan amal. Saya sendiri salah seorang fans Being the richest man in the world never concern me, knowing that I have done something great to the world is the one that give me a good night sleep all the time.” Kata-kata ini sangat berkesan dan memberi insipirasi bagi saya. Pada 18 Agustus 2007, bersamaan dengan diluncurkannya secara resmi Lovina, kami juga mengumumkan program Lumen for Humanity sebagai realisasi atas misi kami, yakni kami ingin menciptakan suatu dunia yang lebih baik, di tanah air tercinta, dengan membagikan kasih kepada sesama," ungkap Hary. berangkat dari Steve Jobs, CEO Apple Inc. Sekadar informasi, workshop 'Mastering The Stock Market' adalah suatu program pelatihan tentang bagaimana berinvestasi dan menghasilkan passive income melalui pasar modal. Workshop ini mengusung tema Retire Rich from Stock Market. Dengan life time support dari Lumen, setiap participants bisa mengulang kembali keseluruhan program tanpa dipungut biaya. Kini ada begitu banyak participants Lumen Capital yang sudah berhasil menjadi seorang trader profesional. Indonesia banget Sejak pertengahan 2006, ada beberapa masukan dari Participants agar Lumen Capital mengembangkan suatu program yang bisa membantu mereka dalam melakukan riset fundamental terhadap saham-saham yang diperdagangkan di bursa AS. Maka lahirlah Lumen Financial Navigator. Saat itu software ini lebih dikenal dengan singkatan LFN. Lalu, Pindomustiko, salah seorang Participant di Jakarta, mengusulkan agar namanya disingkat LUFINA. Alasannya lebih mudah diucapkan dan enak di telinga. Begitu mendengar LUFINA itu, Hary langsung teringat sebuah pantai di Bali Utara yang bernama LOVINA. Nama pantai itu sendiri diberikan oleh Gusti Nyoman Panji Tisna, salah seorang sastrawan asal Bali, sebagai wujud kecintaannya akan tanah air kita. "Saya akhirnya meminjam nama tersebut sebagai pengganti LFN. Selain mudah diucapkan dan enak terdenger, Lovina sekaligus untuk memberikan identitas Indonesia pada software tersebut. Jadi, Lovina adalah versi pertama dari Lumen Financial Navigator. Kami juga sudah merencanakan versi berikutnya, dengan nama Nusa Dua," katanya. |
| Last Updated on Tuesday, 27 January 2009 13:11 |



